16 Juli 2009

PERBEDAAN SEL TUMBUHAN DAN HEWAN (1) SEL TUMBUHAN

SEL TUMBUHAN

Dinding sel

Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan. Dinding sel itu tipis, berlapis-lapis, dan pada tahap awalnya lentur. Lapisan dasar yang terbentuk pada saat pembelahan sel terutama adalah pektin, zat yang membuat agar-agar mengental. Lapisan inilah yang merekatkan sel-sel yang berdekatan. Setelah pembelahan sel, tiap belahan baru membentuk dinding dalam dari serat selulosa. Dinding ini terentang selama sel tumbuh serta menjadi tebal dan kaku setelah tumbuhan dewasa. (Sumber: Time Life, 1984).

Dinding sel dibedakan menjadi dua yaitu:

1. Dinding sel primer, pada sel yang masih muda terdiri atas selulosa, hemiselulosa dan pectin

2. Dinding sel sekunder terdapat pada sel dewasa yang dibentuk dari dinding primer.

Pada dinding sel ada bagian yang tidak menebal, yaitu bagian yang disebut noktah. Melalui noktah ini terjadi hubungan antara antara sitoplasma satu dengan yang lain yang disebut plasmodesmata. Plasmodesmata berupa juluran plasma, yang berfungsi menjadi pintu keluar masuknya zat.

Sebagian besar isi dari sel berupa air. Tekanan air atau isi sel terhadap dinding sel disebut tekanan turgor. Dinding sel dan vakuola berperan dalam turgiditas sel.




Gambar. Sel Tumbuhan dengan Dinding Sel diperbesar

Vakuola

Vakuola merupakan rongga dalam sel yang dibatasi selapis membrane yang disebut tonoplas.

Fungsinya:tonoplas menjaga tekanan turgor sel, tempat cadangan makanan (amilum, gula dan lain-lain), menyimpan sisa metabolisme seperti alkaloid, kristal kalium oksalat, getah karet, tannin dan alkaloid, menyimpan minyak atsiri, misalnya minyak kayu putih, pepermint dan aroma harum pada bunga, menyimpan pigmen antosianin yang berwarna merah, biru, kuning dan lembayung untuk warna mahkota bunga, mengandung enzim hidrolitik, mengadakan sirkulasi zat dalam sel.

Plastida

Plastid berbentuk butir atau halter yang memiliki membrane rangkap.

Macam-macam plastida:

1) Kromoplas: plastida yang mengandung pigmen merah, jingga atau kuning, karena mengandung karoten. Peran kromoplas untuk member warna pada bunga atau buah serta membantu menyerap cahaya matahari dalam fotosintesis.

2) Leukoplas: plastida yang tidak mempunyai pigmen warna, terdapat pada sel jaringan tumbuhan yang tidak terkena cahaya. Leukoplas terdiri dari:

a. Amiloplasma, menyintesis cadangan makanan yang berupa amilum.

b. Elaioplas, menyimpan lemak dan minyak.

c. Proteinoplas, menyimpan protein.

3) Kloroplas: plastida yang mengandung klorofil, karotenoid, DNA dan RNA yang berfungsi untuk fotosintesis. Kloroplas tersusun atas matrik, stroma, grana, tilakoid, dan klorofil.

a. Grana sebagai tempat terjadi reaksi terang.

b. Stroma atau matrik sebagai tempat reaksi gelap (reaksi fotosintesis yang tidak memerlukan cahaya). Matriks merupakan substansi yang mengandung glukosa, enzim-enzim pelarut dan bahan-bahan organik lain.

Fungsi kloroplas pada tumbuhan adalah melangsungkan fotosintesis pada reaksi terang dan gelap sehingga terbentuk glukosa, menyintesis protein (pada beberapa jenis ganggang kloroplasnya memiliki pirenoid yang berperan dalam sintesis amilum).





Gambar. Struktur Anatomi Kloroplas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar